Monthly Archives: July 2010

Acer Liquid E, Another Android Device

Demam Android, itulah tema Indonesia Cellular Show 2010 yang berakhir kemarin hari minggu tanggal 19 Juli 2010. Dimana-mana ada gambar si robot ijo ini. Saya jadi ingat beberapa waktu yang lalu sempat mengoprek OS Android di handphone jadul saya. Setelah sempat mengoprek tersebut, ternyata memang OS handphone besutan google ini sungguh canggih, dan membuat saya mengidam-idamkan memiliki handset canggih dengan OS tersebut.

Berjalan-jalan selama di ICS dan baca-baca twitternya Acer Indonesia, saya menemukan sebuah handphone dari perusahaan (yang saya tahu) adalah perusahaan penjual laptop, yaitu Acer. Handphone ini diberi nama Acer E Liquid.  Saya pikir pertamanya ini bukan handphone, mengingat yang menjual adalah pedagang laptop/notebook, maka tebakan saya adalah tablet (pesaing dari iPad yang lagi heboh).

Mencoba-coba Acer ini, memang tidak ada yang special dari sisi fitur (gak munafik :p) dibandingkan dengan handphone dalam satu level. Ini karena saya sudah teracuni oleh banyaknya handset android yang ada disana. Mulai dari nexian, sampai dengan sony ericsson mengeluarkan handset berbasis Operating System ini. Tapi walaupun tidak ada yang special, namun tetap aja handphone ini merupakan handphone dalam jajaran papan atas, karena technology yang dibawahnya. Layarnya sudah lembut terasa, tak perlu lagi teken-teken seperti handphone touch screen lama saya.

Oh iya, kalau diliat-liat spec, dimensi, dllnya sih mirip iPhone 3G, tapi yang ini sedikit lebih canggih. Prosesornya berkecepatan 768 Mhz, sedangkan iPhone 3G hanya 412Mhz. Kamera built in yang digunakan sebesar 5 Mega Pixesl lebih tinggi specnya dibanding iPhone 3G yang hanya 2 Mega pixels. Selain itu tentu saja dari sisi OS menangan yang Acer, karena Android ini, terutama di bagian Multitaskingnya.

Kalau mau main games, experiencenya sama seperti iPhone 3G, dengan Accelerometer, membuat games menjadi seru, tanpa perlu teken-teken layar lagi (summon chika, untuk memberikan video dari  games yang telah saya mainkan). Ehem.. Jika saya disuruh memilih iPhone 3G dan Acer ini, dengan milihat sisi fitur mungkin saya akan memilih handphone ini.

Yah daritadi ngebahas fitur semua, dari sisi expansi bisnis, acer melakukan langkah yang tepat untuk bermain di smartphone berbasis Android. Di mashable, pernah dibahas, baha android saat ini sedang tumbuh-tumbuhnya untuk menggerogoti platform-platform lainnnya.

Trend komputasi mobile pun sekarang semakin marak, mulai dari aktifitas bisnis sampai dengan aktifitas social bisa dilakukan di mobile. Hal ini ditambah dengan dukungan koneksi yang murah (kadang ada orang yang masih bilang mahal) dari operator telekomunikasi di Indonesia. Nah dengan melihat trend tersebut, acer semakin melengkapi product-product technology mereka.

Ada satu pertanyaan yang mungkin sampai sekarang belum terjawab yang terlintas di benak saya, mengapa Acer E Liquid ini di posisikan sebagai handset yang cukup mahal (Rp. 4,5 juta sekian-sekian), sedangkan Acer itu telah terbentuk (di kalangan teman-teman saya) sebagai laptop murah & berkualitas di Indonesia? Kenapa mereka tidak keluar dengan solusi handphone murah juga ya, mengingat market Indonesia yang price sensitif juga?

Ah sudahlah, over all saya senang dengan adanya Aer E Liquid ini, menambah khasanah per Android-an di Indonsia. Selamat datang era Android di Indonesia

iPhone 4, Recommended or Not?

Tadi sore Customer Reports sempat menjadi trending topics di twitter, saya penasaran ada apa sih sebenarnya. Ternyata isinya seputaran iPhone. Ketika saya cari tentang Customer Reports di Twitter, semuanya mengatakan bahwa iPhone 4 tidak recommended.

Whatt?? iya ternyata problemnya adalah pada antena. Sebenarnya issue antena ini sudah ada dari beberapa hari setelah iPhone tersebut keluar untuk diperdagangkan. Video dari Customer Reports ini, mungkin bisa dilihat di video dibawah ini:

Steve Jobs, sebagai bos Apple merasa gerah, beliau menulis seperti ini: “Consumer Reports may be the best magazine there is but I can’t recommend it because it won’t open from the lefthand corner.” (maaf tidak bisa screenshot karena error). Selain itu menurut engadget, apple juga menghapus di beberapa forum terkait dengan berita ini. wew.. sampai sebegitunya om..

Hmm… error ini juga sebenarnya bisa dijadikan senjata bagi para pesaing penjual iPhone tersebut, i.e. di Indonesia, XL ataupun Indosat bisa saja menyerang Telkomsel dengan hal ini, itupun kalau Telkomsel menjual iPhone 4.

Haruskah kita membeli iPhone 4?

I Love You Full Bango

Sudah lama saya mendengar tengan adanya Festival Jajan Bango. Kemarin minggu saya bersama teman-teman dari @kopdarjakarta jalan-jalan ke acara yang digelar oleh merk kecap manis ternama di Indonesia, yaitu Kecap Bango. Acara yang mengusung tema Pilihan Ibu Nusantara ini mengusung benar-benar membuat perut saya kenyang. Seluruh makanan terbaik dari Kota Jakarta ada di sini. Mulai dari Mie Aceh sampai dengan Kerak Telor yang susah ditemui sehari-hari, ada di sini.

Acara ini merupakan BTL activity yang sangat-sangat bagus sekali menurut saya. Mereka datang dari kebutuhan pokok manusia, yaitu makanan. Semua orang pasti buutuh makan, apalagi saya yang memiliki 2 rasa yaitu enak dan sangat enak :D. Aktivitas ini benar-benar simbiosis mutualisme antara produsen kecap, penjual dan pembeli.

Bagi Produsen kecap, dengan melakukan aktivitas ini, mereka bisa meningkatkan penjualan, karena semakin banyak orang datang, semakin banyak pula penjual memproduksi makanan, dan makin banyak pula kecap yang gunakan untuk makanan tersebut. Pagi penjual, yah dengan adanya panggung besar, dan promosi yang cukup heavy, ini bisa membantu meningkatkan penjualan dan penghasilan mereka, dan untuk pembeli rasa puas dan menghemat waktu untuk mencari makanan yang lezatpun bisa terpenuhi. Selain value real, ada value lain yang tidak terjual, yaitu emotional branding. Rasa ingin mengulang untuk mencicipi makanan tertentu timbul dalam diri pendatang. Saya saja sampai saat ini pengen mengulang mie aceh yang di benhil. Rasanya memang mak nyusss.

Dibalik itu semua, ada yang kurang rasanya, saya mencari-cari makanan lagenda dari kota lain, ternyata tidak ada, tapi tidak apa-apa semua yang saya makan rasanya memang enak. Semoga saja acara ini akan tetap ada sampai kapanpun juga.