Delivery Order Ala Bakmi Jawa

Tadi sewaktu pulang, saya mampir di sebuah warung makan langganan saya di daerah slipi. Sebenarnya saya tidak sedang mencari makan, karena sebelumnya sayah sudah makan. Saya mampir ke sana untuk membeli segelas jus melon. Sambil saya menunggu jus saya jadi, mata saya langsung terarah kepada sebuah tulisan dalam menu yang bertuliskan “Terima Pesanan, Hubungi 0815xxxxxxxx”.

Dan pada saat itu juga, sang pemilik warung makan sedang tidak ada order, maka saya langsung berinisiatif untuk menanyakan apa maksud terima pesanan ini, apakah untuk partai besar ataukah kecil? Dan beliau menjawab bahwa beliau menerima pemesanan untuk partai besar dan partai kecil. Untuk partai kecil, saya iseng mengusulkan kepada beliau agar menggunakan juga layanan Delivery Order?

Wah kamu belum tau yah… sebenarnya saya itu sudah ada layanan delivery order, tapi untuk delivery order ini minimal pemesanan adalah 3 orang, jawab si pemilik. Wah ternyata si bapak benar-benar tau target market-nya. Memang kebanyakan dari orang yang makan di warung ini adalah orang-orang yang tinggal di kost-kostan di daerah tersebut. Biasanya orang banyak memesan adalah orang-orang dari kost-kostan wanita yang mungkin malas untuk keluar rumah/kamar.

Berdasarkan pernyataan beliau, hampir setiap hari pasti ada yang menelepon untuk memesan makanan ataupun minuman dan juga untuk delivery order.

Lalu saya mengusulkan sebuah ide kembali. Wah kalau memang ada tiap hari ada yang pesan, kenapa gak dibuat tarif saja untuk layanan delivery order-nya, yah biar ada tambahan pemasukan? Beliau setuju dengan ide saya, memang selama ini walau tidak ada tarifnya, orang yang menjadi pengantar sering mendapatkan bonus tambahan dari sang pembeli. Nah kalau ada tarifnya kan bisa mendapatkan sebuah bonus yang pasti.

Kalau di pikir-pikir, memang sangatlah tepat untuk membuat sebuah delivery order ini, misalkan saja pada waktu hujan, atau malas keluar karena kesibukan kita, kita bisa menelepon ke warung ini untuk memesan sebuah makanan yang akan di antar, nah disini terlihat service ini dapat memberikan sebuah impact sales, coba jika tidak ada layanan ini, pada waktu hujan, yang datang akan sedikit dan penghasilanpun tidak bertambah.

Nah apakah perusahaan besar seperti McD sales-nya ikut terpengaruh dengan adanya Delivery Order 14045 milik mereka? Ntahlah, saya tidak mempunyai datanya, tapi terlepas dari Delivery Order McD, layanan Delivery Order ini bekerja untuk sebuah warung makan Bakmi Jawa di dekat kost saya.

16 thoughts on “Delivery Order Ala Bakmi Jawa

  1. nananias

    … di banyak perumahan udah ada tuh warung-warung yang menerima delivery order bahkan untuk 2 porsi mie goreng.

    memudahkan tapi menghilangkan asiknya pusing-pusing milih menu terus menyesalinya gara-gara meja sebelah kayaknya pesanannya lebih enak ataupun keasikan melihat tingkah laku pengunjung lain pas nunggu pesenan jadi 😀

    Reply
  2. Devi Girsang

    Kalo lokasinya di daerah komplek sih mestinya ga perlu nambah ongkos utk delivery, kan buat narik pelanggan juga. Di deket rmh oma saya juga begitu di daerah Pademangan, pesen 1 porsi pun ga masalah, bisa dianter juga hehehe..

    Reply
  3. podelz Post author

    @nananias: iya juga sih, kadang-kadang ada aja kejadian lucu waktu orang-orang lagi nunggu pesanan itu datang.

    @Devi Girsang:tapi kan nganternya pake motor bu? itu motor butuh minum ;). Yah 500 aja, kalau dapet 10 rumah jadi 5000, 1 liter bensin deh.

    @Nhie: Kalo ke makassar gak bisa 1, harus 2 😀

    @Bio: wah manthab yah sekarang udah pada pake delivery order semua, sampai ke warteg-warteg.

    Reply
  4. co-that

    makin mantap aja ilmu marketing mu nak!! asik kan?? makanya yuk semangat *gak jadia tarik podelz ke IT hahahah*

    mari selalu bersemangat belajar sesuatu

    *14022 mas boleh mesen Mac Chiken?? malu setengah mati*

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *