Please Open Your Mind About Digital Advertising

Beberapa company saat ini sudah mulai melirik untuk bermain di digital media. Mulai dari banner, search engine marketing, email marketing, ataupun social media, dan masih banyak lainnya. Namun dari yang saya lihat ada beberapa hal yang harus sangat diperhatikan oleh semua pemain yang ingin bermain di digital advertising, termasuk saya sendiri yaitu masalah pola pikir.

Pola pikir di digital media tidaklah sama dengan traditional media (tv, radio, print ads, etc.). Hal yang paling simple yang sering saya alamin adalah timeline. Mungkin sering kita dengar mitos bahwa digital advertising itu lebih cepat dari media tradisional. Menurut saya tidak, bahkan bisa lebih panjang. Contohnya saja, jika kita membuat sebuah print ads, kita hanya sebatas sampai tools manipulating gambar. Berbeda ketika kita membuat sebuah banner atau bahkan microsite, dimana ada proses tambahan yaitu programming. Karena mitos yang mengatakan digital media ini cepat, maka terkadang banyak user yang melakukan request layaknya memakan buah cabai, yang ketika kita makan langsung berasa pedas.

Selain itu trend microsite, fanpage, ataupun membuat sesuatu yang bisa digunakan pada waktu yang cukup panjang, saat ini sedang hangat-hangatnya, banyak pemain yang ingin membuat brand mereka dengan hal tersebut. Terkadang karena trend inilah mereka jadi terkesan sporadis, mereka hanya hit and run dan tidak memikirkan strategi kedepannya akan seperti apa. Ntah ini  akibat dari kebiasaan di traditional media yang hanya memikirkan placement, tanpa ada komunikasi diantaranya, atau ada hal lainnya? Dalam traditional media, sampai saat ini saya belum menumukan adakah sesuatu yang mirip dengan hal  ini, mungkin ada yang punya infonya?.

Pola pikir yang berdasarkan exemplar sekarang berubah menjadi sebuah nilai yang terukur. ini kadang menjadi sesuatu yang kita takuti karena nilai yang terukur tersebut menjadi sebuah boomerang untuk kita. Kita bisa dianggap sangat sukse dan sangat berhasil akibat placement yang kita lakukan. Jika dalam traditional kita hanya berdasarkan asumsi atau berdasarkan hasil survey yang terkadang hanya dikeluarkan oleh 1 lembaga tanpa ada pesaing. Dengan digital advertising, report bisa kita lihat secara live, karena data-data yang menjadi parameter pengukurang langsung masuk ke server dan langsung dapat ditampilkan.

So mari kita membuka pikiran dengan mengkombinasikan antara traditional media dan online media dan meyakinkan diri kita bahwa 2 hal tersebut benar-benar berbeda.

4 thoughts on “Please Open Your Mind About Digital Advertising

  1. Pingback: Tweets that mention Lost in Marketing » Blog Archive » Please Open Your Mind About Digital Advertising -- Topsy.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *