Operator Telekomunikasi Dan Keuntungannya

Berapa sih sebenarnya pelanggan itu memberikan keutungan bersih ke operator telekomunikasi setiap harinya? Saya iseng-iseng untuk coba untuk menghitungnya.

Data yang saya ambil adalah data dari 3 operator besar di Indonesia yang didapatkan dari hasil laporan tahun 2007 masing-masing operator.

Berikut hasil perhitungannya:

report

Dari hasil perhitungan di atas, terlihatlah bahwa Telkomsel adalah perusahaan yang paling banyak mendapatkan untung dari customer. Ntah ini karena harga mereka yang masih mahal pada tahun 2007 dibanding operator lainnya (mereka baru nge-launch simPATI PeDe Rp. 0.5 pada 10 Desember 2007) atau karena management mereka yang “ciamik” dalam mengelola perusahaan tersebut;). Sedangkan XL, wajar jika melihat keuntungan mereka hanya Rp. 56,-, karena harga telpon mereka yang “banting-bantingan” pada tahun tersebut.

Dalam perhitungan saya menggunakan rata-rata customer base karena pada tahun 2007 tersebut, pelanggan dari ke-tiga operator tersebut masih tumbuh, tidak adil jika  saya hanya melihat pada nilai akhir tahun saja, karena mungkin saja ada customer yang Length of Stay (LOS)-nya hanya 1 hari.

Berdasarkan perhitungan di atas, Jika dilihat dari jumlah revenue yang diambil dari masing-masing customer setiap harinya maka timbul pertanyaan dari dalam diri saya, apakah ini adalah bisnis duit receh? Tapi kenapa semua orang tergiur akan bekerja di operator tersebut? Ataupun vendor berlomba-lomba agar bisa masuk dalam operator tersebut?

Memang sih ini bisnis duit receh, tapi jumlah pengalinya adalah customer base yang jumlahnya sangatlah banyak, bisa saja melebihi populasi penduduk di Indonesia (someday).

Belajar dari apa yang dilakukan oleh para operator ini, jika kita ingin membuat suatu usaha, sebenarnya tidak apa-apa kita hanya mendapatkan keuntungan kecil dari setiap orang yang menjadi pelanggan kita, tetapi kita harus siap-siap ekspansi dalam mencari pelanggan baru untuk menutupi keuntungan yang kecil tersebut.

Saya menebak tahun 2008 harusnya keuntungan yang diambil lebih sedikit lagi karena melihat tarif telepon yang turun drastis (akibat perang tarif) yang akan ber-impact ke revenue. Mari kita tunggu laporan dari masing-masing operator tersebut, dan silahkan anda menghitung sendiri :D.

source:

4 thoughts on “Operator Telekomunikasi Dan Keuntungannya

  1. Bio

    Sebagai customer Telkomsel (Halo bebas bicara) saya merasa wajar kalau telkomsel mendapat banyak keuntungan dari customer seperti saya ini:D.

    1. Telkomsel punya infrastruktur jaringan yang baik dan luas tersebar di seluruh Indonesia. Hal ini dibuktikan bahwa di daerah saya di perbatasan antara Timor Leste dan Indonesia(Atambua) hampir 90% customer telekomunikasi menggunakan Telkomsel(As, Simpati). Meskipun sekarang Indosat(Im3,mentari) dan Telkom(Flexi) sudah mulai mempengaruhi customer, tetapi sinyal telkomsel masih berkuasa sampai ke daerah-daerah terpencil. Dengan jaringan yang luas sudah pasti jumlah customer pun banyak dan pendapatan meningkat.

    2. Telkomsel punya banyak trik dan aturan untuk mengikat customer. Mengapa Halo bebas tidak bisa beralih ke Halo hybrid dengan nomor yang sama? Saya pernah bertanya hal ini ke operator telkomsel. jawabannya jaringannya beda pak. Sebagai pelanggan saya kurang puas dengan hal ini. Kesannya seperti ada pembatasan. Boleh saya bilang ini adalah trik dari telkomsel untuk menjaga agar pelanggan tetap setia dan halo bebas tetap exist. Ya itu dua hal yang bisa saya sampaikan sebagai customer, delz:).

    Perlu diingat bahwa meskipun Pro-XL “banting-bantingan” harga dan masih kecil keuntungannya di Tahun 2007, bisa jadi 2009 ini Pro-XL akan mendapatkan keuntungan yang lebih dengan terus menggandeng luna maya sebagai figur utama di iklannya (hehehe. . . bercanda delz:)).

    Reply
  2. podelz Post author

    @Bio:
    manthab Bio… Untuk pertanyaan nomor 2, gak tau yang mana yg bener kadang-kadang orang-orang di lapangan, yang menjawab pertanyaan mas Bio blm tentu tau masalahnya apa, yang penting mereka bisa menjawab. Itu juga terjadi pada operator lain bahkan industri lain.
    Harusnya ini menjadi concern dari para perusahaan yang memiliki service officer. Service officer mereka harusnya tau detail tentang bisnis yang dijalankan di perusahaannya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *