Kemarin ke Makassar ikut mengawal FGD yang dilakukan oleh salah satu lembaga research di Indonesia. FGD ini gunanya untuk menggali kebiasan anak-anak kecil menggunakan handphone. FGD ini hanya mini group yang terdiri dari 4 orang dimana semuanya adalah anak SD.
Dari sana saya melihat bahwa dunia benar-benar sudah berubah. Pada saat saya SD, maka mainan saya adalah layang-layang, kelereng dan mainan tradisional lainnya. Saat ini mainan anak-anak itu adalah seputaran alat elektronik semacam PS sampai dengan handphone.
Yah ada sisi postifnya buat pengembang applikasi mobile. Anak-anak SD ini sudah mengerti internet menggunakan handphone, walaupun untuk menyetingnya masih meminta bantuan orang terdekat yang mengerti. Mereka bahkan mengenal apa yang namanya Facebook ataupun Friendster. Dengan begini maka applikasi mobile baik yang client side ataupun melalui website akan semakin meningkat seiring dewasanya mereka.
Yah namanya juga anak-anak, mereka bilang kebanyakan handphone-nya di-install-in applikasi games. Mereka hobby banget maen game. Melihat behaviour mereka yanbg seperti ini, mungkin inilah awal dari applikasi mobile dan juga web via mobile. Saat ini saya belum menemukan games online populer dengan menggunakan hanphone, kenapa tidak ada yang mengembangkannya yah?
Raksasa dunia juga sudah mulai sadar. Belum lama ini Yahoo sudah mengembangkan Yahoo!Blueprint untuk pengembang applikasi mobile dan juga Google juga telah mengembangkan Google-gears (walaupun hanya untuk windows mobile). Jika ini terjadi, maka operator telekomunikasi harus benar-benar siap mengembangkan layanan data mereka karena akan menjadi sumber revenue baru yang menjanjikan.

