Beberapa minggu belakangan ini kita dihebohkan oleh seorang dukun cilik sakti dari daerah Jombang yang bernama Ponari, seorang bocah kelas 3 SD bisa menyembuhkan segala macam penyakit hanya menggunakan sebuah batu yang konon critanya didapatkan oleh si anak pada waktu dia tersambar petir.
Puluhan ribu orang berduyun-duyun menemuinya tanpa dia perlu untuk membuat sebuah iklan. Yah disinilah wujud nyata dari Word of Mouth. Dimana kehebatan Ponari disampaikan melalui mulut ke mulut kepada calon pasiennya. Terlepas dari masalah sosial atau masalah exploitasi anak, si Ponari ini adalah sebuah brand yang sangat terkenal pada minggu-minggu ini (ada yang ngitung equity-nya ya gak? wakakak).
Menurut Berita di TV (Liputan 6 SCTV), pengasilan dari ketenaran Ponari ini bisa mencapai 500 juta. Jika memang benar ponari ini akan di komersialisasikan, maka penghasilannya pun akan bisa melebihi dari ini.
Apa yang dijanjikan oleh ponari ini kepada pasiennya adalah service pengobatan yang memuaskan (salah satunya adalah si pasien tidak dipaksakan membayar), sehingga para pasiennya secara tidak sadar menjadi marketer untuk si bocah sakti ini.

