Pada tahun 2008, Honda mulai mengkombinasikan antara sisi fungsional dan emosional para pengguna ataupun para calon pembeli mereka, mereka mulai membuat iklan dengan menggambarkan life style, dan juga mereka mulai mencari dan menggunakan para public figure yang sesuai dengan life style yang akan mereka angakat. Dalam perubahan ini mereka memulainya dengan brand mereka yang bernama Honda Revo, alhasil penjualan Revo pada tahun 2008 benar-benar memperlihatkan hasil yang sangat-sangat positif (berdasarkan surfing di google dengan keyword “penjualan revo 2008″).

